Sabtu, 18 Januari 2014

SHOLAT KHUSYU

Seorang ahli ibadah bernama Isam bin Yusuf, dia sangat warak dan sangat khusyuk solatnya. Namun dia selalu khuatir kalau-kalau ibadahnya kurang khusyuk dan selalu bertanya kepada orang yang dianggapnya lebih ibadahnya, demi untuk memperbaiki dirinya yang selalu dirasakan kurang khusyuk.
Pada suatu hari, Isam menghadiri majlis seorang abid bernama Hatim Al-Isam dan bertanya : “Wahai Aba Abdurrahman, bagaimanakah caranya tuan solat?”
Hatim berkata : “Apabila masuk waktu solat aku berwudhu’ zahir dan batin.”
Isam bertanya, “Bagaimana wudhu’ zahir dan batin itu?”
Hatim berkata, “Wudhu’ zahir sebagaimana biasa, iaitu membasuh semua anggota wudhu’ dengan air. Sementara wudhu’ batin ialah membasuh anggota dengan tujuh perkara :

1. bertaubat

2. menyesali dosa yang dilakukan

3. tidak tergila-gilakan dunia

4. tidak mencari / mengharap pujian orang (riya’)

5. tinggalkan sifat berbangga

6. tinggalkan sifat khianat dan menipu

7. meninggalkan sifat dengki

Seterusnya Hatim berkata, “Kemudian aku pergi ke masjid, aku kemaskan semua anggotaku dan menghadap kiblat. Aku berdiri dengan penuh kewaspadaan dan aku bayangkan Allah ada di hadapanku, syurga di sebelah kananku, neraka di sebelah kiriku, malaikat maut berada di belakangku, dan aku bayangkan pula bahwa aku seolah-olah berdiri di atas titian ‘Sirratul Mustaqim’ dan aku menganggap bahwa solatku kali ini adalah solat terakhirku, kemudian aku berniat dan bertakbir dengan baik.

Setiap bacaan dan doa dalam solat kufaham maknanya, kemudian aku ruku’ dan sujud dengan tawadhu’, aku bertasyahhud dengan penuh pengharapan dan aku memberi salam dengan ikhlas. Beginilah aku bersolat selama 30 tahun.”
Apabila Isam mendengar, menangislah dia kerana membayangkan ibadahnya yang kurang baik bila dibandingkan dengan Hatim.

Saudaraku, kadang kita yang bisa meluangkan waktu shalat disetiap hari kita senantiasa merasa cukup dengan capaian ibadah kita. Tidak ada keinginan untuk mendapat capaian yang lebih dari apa yang kita dapatkan. Jika setiap hari kita bisa shalat 5 waktu, kita merasa itu sudah cukup bagi kita. Padahal tidak ada jaminan bahwa shalat kita diterima. Maka, kisah inspirasi diatas semoga bisa membuat kita senantiasa bersemangat untuk memperbaiki ibadah kita, dan senantiasa menambah amalan sunnah untuk memenuhi tabungan amal kita.

Sedikit Renungan, semoga bermanfaat..

manusia

andiikan detik ini kan bergulir kembali

my first blog

Buat apa sih menulis, Mungkin pertama buat nghafalin ato nglancarin ngetik pda key board kali ya,,, hahaha,,,.
Walau pun ngga ada yang dibahas tapi bisa sedikit banyak mengeluarkan segenap unek-uneg, kaya Uya Kuya Kalii ya,, mungkin tulisanini nggak ada yang membaca kali yaa,,,
dari pada bingung nulis yang nggak bermanffat mendingan tidur aja dah, tidur ideal itu kan kurang lebih 8 jam untuk dewasa, tidur yang cukup bissa membuat kita fresh dipagi harinya,, ok aw awe, buka banyak josss,,, aye aye cikidaw thikidaw....

ok My be perkenalkan Namaku wahyudin umur 8 tahun, bsa d panggil wahyu to udin, klo ortu sih manggilnya Uddin, mungkin Mereka berharap agar agmaku senantiasa berada di jalan yang tepat, heheh, Nama itu doa, hehe,,,

Sekarang saya bekrja di salah satu perusahhan swasta yang masih dalam payung Astra, Lumayan membanggakan sih,,,  tapi menurutku aja sih. Bangga dengan diri sendiri gak papa lh, iya kada? oh iy sekarang aku berdomisili di banjarmasin salah satu kota yang bergantung dari hasil bumi batubaranya, memang di banjarmasin masih banyak ditemukan banyak potensi batu bara yang luarbiasa, makanya banyak sekali kontraktor kontraktor internasiona seperti THIESS Leighton Pama dan masih banyak lainnya sehingga dapat menciptakan lapangan kerja yang banyak apalagi dalam bidang pertambanngan terkenal dengan gaji yang lumayan, sehinnga dapat meningkatka perekonomian warga,  Sehingga banyak dari luar daerah seperti saya mencoba peruntungan nasib di kota sasirangan ini.

Anda tahu Kain sasirangan? blum tau? aduhay kyapa Pang? baik aku jelaskan  kain sasirangan adalah kain khas kalimantan selata sejenis batik, kalau di jawa si mungkin batik jumputan kali yah? Tapi untuk motifnya khas beda deh dari batik jawa walaupun motifnya sederhana tapi kita dapat melihat seninya dati motif tersebut, biasanya Pengrajin pada setiap motifnya terdapat maksud yang baik, mungkin itu saja yang aku tahu dari kain sairangan, dari pada tambah banyak yang keliru heheh peace,,, tapi ada satu Keistimewaaan dari kain sasirangan dalam perawatannya tidak boleh di cuci denga detergen harus menggunaka shampo yang lembut supaya tidak merusak serat kain. Hal ini dikarenakan dari jenis bahan yang dipakai dalam pembuatan kain sasirangan,

Ok singkat kata, singkat cerita sekian dari saya  bay bay
tangan dah pegel pegel nih hahhahaha


Terimakasih,

Salam
Best regard

Mukhamad Wahyudin